Monday, August 14, 2017

Nutella Oreo Cheesecake

Untuk penggemar dessert (seperti saya), this is such a special treat. Oreo... Nutella.. in a cheesecake?! Yumm!! 😋😋😋😋

Nutella Oreo Cheesecake

Bahan crust:
- 2 bungkus oreo, hancurkan hingga menjadi halus
- 6 sendok makan mentega, lelehkan

Bahan filling:
- 1 kg cream cheese
- 3/4 gelas heavy cream + 2 sendok makan 
- 2/3 cup Nutella
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok makan tepung maizena
- 4 butir telur

Bahan topping Nutella:
- 2/3 cup Nutella
- 1/3 cup heavy cream

Cara membuat crust:
1) Siapkan loyang bongkar pasang (diameter 28 cm).
2) Dalam mangkuk besar, campurkan remahan oreo dan mentega cair. Setelah tercampur rata, masukkan ke dalam loyang dan tekan-tekan hingga adonan biskuit menjadi padat di dasar loyang.

Cara membuat filling:
1) Dalam wadah kecil, campur gula dan juga tepung maizena. Aduk. Sisihkan.
2) Kocok cream cheese, tambahkan heavy cream. Kocok hingga adonan menjadi fluffy (langkah ini penting agar nantinya dapat menjadi dua lapisan cheesecake)
3) Tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi smooth dan creamy.
4) Masukkan vanila, dan telur satu demi satu. Kocok hingga rata.
5) Pisahkan kira-kira sepertiga adonan di dalam mangkuk lain, tambahkan nutella dan juga 2 sendok makan heavy cream. Aduk hingga rata.
6) Tuang "adonan putih" ke dalam loyang yang telah berisi oreo crust. Kemudian,  tuang perlahan "adonan nutella" di atasnya. Ratakan di atasnya.
7) Panggang dengan oven suhu 150 derajat Celcius, dengan teknik au bain marie (wadah berisi air panas) selama 1 jam - 1 jam 10 menit sampai permukaan cheesecake terlihat keras namun bagian tengahnya masih sedikit berguncang saat loyang digoyangkan.
8) Matikan oven, diamkan cheesecake di dalam oven dengan pintu yang sedikit terbuka selama 1 jam.
9) Keluarkan cheesecake dari oven, dinginkan di rak kawat hingga mencapai suhu ruang kemudian simpan cheesecake minimal 4 jam dalam kulkas. Untuk hasil terbaik, simpan selama semalam.

Cara membuat topping nutella dan penyelesaian:
1) Siapkan nutella dalam wadah 
2) Dalam panci, masak heavy cream hingga bergelembung di sisi panci
3) Angkat, dan masukkan ke dalam wadah berisi nutella
4) Aduk rata dan biarkan dingin
5) Siram topping nuttella di atas cheesecake
6) Sajikan 😊



Waktu itu buru-buru dipotong soalnya udah ga sabar hihihi. Sorry for the mess :P
Happy baking! 😊

Risoles Ayam Sayur

Favorit saya banget nih, gorengan! 😋😋😋😋😋😋
Di mana pun yaa orang Indonesia selalu cari gorengan haha. Apalagi kalau lagi ada acara pengajian , buka puasa bersama, atau acara dari PPI, gorengan selalu habis dalam waktu sekejap! 
Nah, karena risoles ini bikinnya (to be honest) lama dan makan waktu, maka saya biasanya suka sekalian bikin dalam jumlah besar supaya sekalian capek hehehe... :) Sisanya dibekukan deh, and snacks are in stock. Kalau perlu tinggal goreng, praktis! 😉

Risoles Ayam Sayur

Bahan-bahan untuk kulit risoles:
- 150 gram tepung terigu
- 500 mL susu
- 2 butir telur
- 75 mL minyak goreng

Bahan-bahan untuk isi risoles:
- 250 gram ayam cincang
- 1 buah wortel, potong dadu kecil-kecil
- 100 gram buncis, potong ukuran kecil dan cukup tipis
- 3 buah kentang, poting dadu kecil-kecil
- 1 buah bawang bombay besar
- margarin/mentega untuk menumis
- 200 mL susu cair
- Garam dan merica secukupnya
- Bubuk pala secukupnya
- Telur untuk membalut risoles
- Tepung panir



Cara membuat kulit risoles:
1) Campur tepung terigu dan telur, masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tidak menggumpal. Kemudian, masukkan minyak sayur. Aduk hingga rata.
2) Panaskan wajan teflon kecil/ wajan dadar, buat dadar. Jangan terlalu tebal, usahakan setipis mungkin. Lakukan hingga adonan habis.

Cara membuat isian risoles:
1) Panaskan wajan, masukkan mentega. Tumis bawang bombay hingga harum.
2) Masukkan ayam cincang, masak hingga ayam berubah warna.
3) Tambahkan potongan kentang, wortel dan buncis. Aduk hingga rata
4) Masukkan susu, masak hingga susu meresap. Tambahkan garam dan merica. 

Penyelesaian:
1) Ambil satu kulit risoles.
2) Tambahkan 1 sendok makan isian risoles, letakkan di sisi kulit risoles, gulung.
3) Celupkan ke dalam kocokan telur dan gulingkan ke dalam tepung panir.
4) Simpan di dalam lemari es sebelum di goreng agar tepung panir menempel dengan baik.
5) Apabila hendak disimpan di dalam freezer, susun risoles dengan rapi dan simpan di freezer selama kurang lebih dua jam atau hingga permukaannya beku


Susun yang rapi sebelum masuk ke dalam freezer
6) Apabila permukaannya sudah beku, masukkan risoles ke dalam wadah plastik atau tupperware.

Dengan cara seperti ini, risoles tidak akan saling menempel ketika akan diambil untuk digoreng
7) Goreng risoles dengan minyak panas hingga berwarna kuning kecoklatan.


8) Risoles siap disajikan.

Happy cooking! 😊

My very first Macarons

I have the almond meal since a long time ago, but it was just standing there nicely in my cupboard. Semangatnya kok cuma sampai di tahap "beli bahan bahannya aja" 😁

Setelah googling cukup lama, akhirnya saya mendapatkan resep ini dari http://www.southernfatty.com. I would really recommend you to look at this page  http://www.southernfatty.com/macarons-101/. Artikelnya memang cukup panjang tapi ada banyak troubleshooting dan juga trik cara membuat macarons untuk pemula. Indeed, it is very helpful 😉😋 

Macarons

Bahan-bahan:
- 90 gram putih telur (3 putih telur), suhu ruang (PENTING!)
- 55 gram gula pasir
- 200 gram gula halus
- 110 gram almond bubuk
- 1/4 sendok teh cream of tartar
- 1/4 sendok teh garam
- pewarna makanan, opsional

Cara membuat:
1) Kocok putih telur dengan kecepatan sedang sampai berbuih (kira-kira selama 1 menit)
2) Tambahkan gula pasir dan cream of tartar. Kocok hingga sangat kaku. You should be able to reverse the whisk and have the peak stands very tall without falling.
3) Tambahkan pewarna makanan. Gunakan  sedikit lebih banyak dari takaran karena warna akan sedikit memucat macarons dipanggang. 
4) Dalam wadah lain, ayak almond bubuk dan gula halus. Ayak ulang selama 4-5 kali hingga tidak ada butiran kasar yang tersisa. Kemudian tambahkan ke dalam adonan putih telur. Aduk dengan cara "dilipat" (kira-kira 60-70 kali lipatan).
5) Siapkan kantong segitiga berisi spuit, isi dengan adonan macarons. Cetak dengan menggunakan template, bisa dilihat di link ini
6) Diamkan selama 30 menit pada suhu ruang hingga permukaannya mengeras.
7) Panggang selama 16 menit dengan suhu 150 derajat Celcius.
8) Angkat dan dinginkan. 
9) Isi dengan buah favorit (saya menggunakan isian raspberry) dan tempelkan dengan macarons lain sehingga membentuk sandwich.
10) Sajikan 😉
Hello, babies! :D
I know it is still far from perfect, but I'm quite proud hihihihi :D

Lesson learned. Jangan keburu takut sama proses yg kelihatannya intimidating. Kalau udah dikerjain dan dikeureuyeuh mah alhamdulillah sampai juga di garis finish. Wooohoo! Alhamdulillah!! :) 

Happy baking! 😊

Puding Karamel

Akhirnya.. bikin juga puding karamel ini. The taste... reminds me to my childhood :). Mamah saya sering sekali buatkan puding ini untuk saya. Nah kan, jadi kangen Mamah deh :')

Puding Karamel

Bahan :
- 400 ml susu segar/susu cair
- 100 ml heavy cream
- 6 sendok makan gula halus
- 3 butir telur
- 2 butir kuning telur
- 1 sendok teh vanila ekstrak

Bahan untuk caramel:
- 5 sendok makan gula pasir
- 2 sendok makan air + 1 sendok makan

Cara membuat :

1) Membuat karamel : Campurkan gula dan air, masak di dalam panci dengan api yang kecil. Aduk dan masak hingga warna menjadi kecoklatan. Jangan sampai karanel gosong. Sesegera mungkin sendokkan karamel ke dalam wadag karena karamel mudah mengental.
2) Siapkan mangkuk. Masukkan telur dan gula. Aduk dengan whisk, asal rata saja, we don't want to make air bubbles here.
3) Siapkan panci kecil, masak susu, vanila dan krim dengan api kecil. Masak sampai ada gelembung sedikit, just a simmer. Aduk sesekali saja agar tidak pecah. Jangan sampai mendidih. Jika sudah muncul busa, segera angkat. Diamkan hingga dingin.
4) Tuang susu ke dalam adonan telur. Aduk dan saring.
5) Masukkan ke dalam cetakan yang sudah berisi karamel (saya menggunakan ramekin kecil)
6) Panggang dengan teknik au bain marie, suhu 150 derajat Celcius selama 20 menit. Setelah itu turunkan suhu menjadi 100 derajat Celsius dan lanjutkan selama selama 30 menit.
7) Angkat dan dinginkan.


Happy cooking! :) 

Source: Just try and taste - Puding Karamel 

Sunday, August 13, 2017

Homemade Bakso yummy

Bakso homemade? Why not? :)
Karena disini tidak ada Mamang Bakso lewat, di pasar pun tidak ada bakso. Sebetulnya saya pernah lihat ada bakso di toko Oriental tapi saya khawatir akan kehalalannya. Oleh karena itu, akhirnya kami buat sendiri basonya. Resep ini bisa menghasilkan 60-70 butir bakso.

Bahan-bahan:
- 1/2 kg daging sapi cincang
- 1/2 kg ayam cincang
(biasanya saya blender lagi daging-daging di atas dengan food processor sampai benar-benar halus)
- 1/2 gelas air dingin
- 5 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula
- 2 sendok teh bawang putih bubuk
- 1 sendok teh merica
- 1/2 sendok teh baking powder
- 2 butir telur
- 12 sendok makan tepung tapioka
- 2 sendok makan tepung maizena
- air untuk merebus

Cara membuat :
1) Campur daging ayam cincang dengan daging giling cincang, aduk rata.
2) Tambahkan garam, gula, bawang putih bubuk, merica dan baking powder. Campur hingga rata.
3) Tambahkan telur. Aduk. Kemudian tambahkan tepung tapioka dan tepung maizena.
4) Aduk rata dan diamkan di kulkas selama 1 jam.
5) Rebus air, jangan sampai mendidih sekali, cukup sampai ada gelembung-gelembung di sisi panci (simmer)
6) Cetak bakso dan tunggu hingga bakso mengapung
7) Angkat dan masukkan bakso yang telah matang ke dalam baskom yang berisi air dingin. Biarkan bakso hingga tenggelam.

Biasanya saya masukkan bakso ke dalam plastik, tiap plastik isi 10-12 bakso, saya tunggu hingga bakso benar-benar dingin lalu saya simpan di dalam freezer.
Voila, bakso selalu siap digunakan untuk pelengkap di berbagai hidangan seperti sop, tumis capcay, mi goreng, nasi goreng atau bahkan untuk pelengkap makan Indom*e. hhehehe :)

Happy cooking!! :)

Cupcake coklat

Cupcake yang satu ini juara! Ga terlalu manis, ga enek dan moist sekali! Plus plus ga ribet bikinnya: no mixer, tinggal aduk, panggang, jadi! Satu resep ini bisa menghasilkan 24-30 cupcake. Penasaran segampang apa? Langsung saja, ini resepnya :)

Cupcake Coklat 

Bahan kering :
- 350 gram tepung serba guna
- 370 gram gula pasir
- 60 gram coklat bubuk
- 1 sendok teh soda kue
- 1/2 sendok teh garam

Bahan basah :
- 240 mL kopi
- 240 mL buttermilk
- 225 mL minyak sayur
- 3 butir telur

Cara membuat :
1) Panaskan oven suhu 170 derajat celcius. Letakkan kertas cupcake pada loyang cupcake.
2) Campur semua bahan kering dalam satu wadah dengan whisk. Aduk.
3) Campur semua bahan basah dalam satu wadah. Aduk rata.
4) Tambahkan campuran bahan kering ke campuran bahan basah. Aduk hingga rata.
5) Masukkan adonan ke dalam cetakan 1/2 - 3/4 penuh. Panggang selama 18-22 menit, atau lakukan tes tusuk dengan tusuk gigi.
6) Angkat dan dinginkan.

Rahasia kelembutan kue ini adalah... penggunakan minyak sayur dan buttermilk. Kombinasi si dua ini juara banget deh! :)

Happy baking! ;)
No one could resist these guys! :)

Source : Cupcake Jemma - Chocolate cupcake 

Tiramisu, tanpa telur mentah :)

Kue khas Italia ini selain mudah sekali membuatnya, rasanya hmmmm tidak diragukan lagi :) 
Resep aslinya menggunakan telur mentah. Namun disini saya modifikasi telur mentahnya: kuning telur yang dikocok tim dan putih telur mentah yang diganti dengan heavy cream. Menurut saya, versi ini rasanya lebih creamy. Well, long story short, ini dia resepnya. 

Tiramisu

Bahan-bahan:
- 3 kuning telur
- 250 mL heavy cream
- 50 gr gula pasir
- 250 gr mascarpone
- vanilla extract secukupnya
- 200 mL kopi (kepekatan kopi bisa disesuaikan selera ya :))
- 2 bungkus Kue Lady Fingers
- Coklat bubuk untuk taburan

Cara membuat : 
1) Kocok kuning telur dan gula di mangkuk di atas air mendidih (kocok tim), sampai volumenya kira-kira 3 kali lipat (kurang lebih 5-8 menit). 
2) Angkat adonan telur, tambahkan mascarpone. Kocok lagi sampai rata. Dinginkan.
3)  Dalam mangkuk yg berbeda, kocok heavy cream sampai kaku, tambahkan vanilla extract. Aduk.
4) Tambahkan adonan telur-mascarpone yang sudah dingin sedikit demi sedikit. Aduk rata. Sisihkan.

Penyelesaian: siapkan loyang, susun lady finger di bagian dasar hingga rata, perciki dengan cairan kopi sampai lembab. Tuang adonan filling, ratakan. Tambahkan coklat bubuk di atasnya. Kemudian, susun lagi lady finger, tambah lagi adonan fillingnya, ratakan dan tambahkan lagi coklat bubuk di atasnya. (buat 2 atau 3 susun, tergantung ukuran loyang hingga adonan habis). Simpan di kulkas selama 4-6 jam (biasanya saya tinggal semalaman).


Tiramisu, nyummy!!

Tips dan trik :
Pastikan adonan telur-mascarpone sudah kembali dingin sebelum dicampur dengan whipped heavy cream. Suhu hangat bisa membuat krim yang sudah kaku menjadi mencair kembali. 
Selamat mencoba ya! ;)

Cheesecake (tips and tricks)

Kesalahan umum yang biasanya ditemukan dalam membuat cheesecake di antaranya adalah...
1. Cheesecake yang di dalamnya berongga
2. Permukaan yang retak

Dan saya sudah mengalami kedua hal di atas! dan rasanya? sakitnya tuh disini :'(
Setelah baca-baca dan mengulang resep untuk kesekian kali, akhirnya terjawab alasannya kenapa :)

Masalah #1
Cheesecake yang berongga
Itu karena pengocokan yang terlalu lama. Konsistensi adonan cheesecake harus thick dan tidak terlalu encer. Terlalu lama pengocokan akan membuat banyak gelembung udara yang terperangkap di dalam adonan and we don't want that! Kita kan bukan mau buat bolu :) Maka, kocok cheesecakenya asal rata saja.

Masalah #2
Cheesecake retak
Itu karena api oven yang kepanasan atau kuenya temperature shock. Dari oven yang panas, langsung ke lingkungan yang dingin. Akhirnya kuenya ga stabil dan jadilah retak hiks.


My broken heart oreo cheesecake yang bikin patah hati :'(

Step paling akhir di postingan saya sebelumnya itu penting sekali yaa. jangan dilewat ;)

Well, hope this helps!
Happy baking! ;)

Blueberry cheesecake

Mumpung di Groningen bahan-bahan dairy based melimpah ruah dan mudah didapat, saya jadi senaaang sekali buat cheesecake :) Sebelumnya saya pernah post resep cheesecake di sini, kali ini saya buat dengan takaran gram (sebelumnya takaran cup) dan juga topping blueberry. Yuk kita intip resepnya :) 


Blueberry Cheesecake

Bahan Crust:

- 300 gram biskuit digestive, hancurkan hingga menjadi butiran halus
- 5 sendok makan mentega cair
- 50 gram gula pasir

Bahan Pengisi :
- 1 kg Cream Cheese
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok teh pasta vanilla
- Parutan kulit jeruk lemon (optional)
- 250 gram sour cream
- 4 butir telur
- 3 sendok makan tepung terigu
- 1/2 sendok teh garam

Bahan topping blueberry: 
- 150 gram buah blueberry (bisa juga menggunakan frozen blueberry)
- 3 sendok makan gula pasir
- 100 mL air
- 1 sendok teh tepung maizena yang dilarutkan dengan 2 sendok makan air


Cara membuat crust:
1) Siapkan loyang bongkar pasang (diameter 28 cm).
2) Dalam mangkuk besar, campurkan remahan biskuit, mentega cair dan gula. Setelah tercampur rata, masukkan ke dalam loyang dan tekan-tekan hingga adonan biskuit menjadi padat di dasar loyang.

Cara membuat cheesecake:

1) Panaskan oven, suhu 150 derajat celcius.


2) Kocok cream cheese dengan mixer kecepatan rendah selama 1-2 menit hingga lembut, kemudian tambahkan sour cream, vanilla dan parutan jeruk lemon (optional).


Langkah nomor  2
3) Masukkan telur satu per satu ke dalam adonan sambil dikocok.

4) Tambahkan gula, garam dan tepung terigu, aduk hingga merata.
Gula, garam dan terigu ditambahkan ke dalam adonan

Konsistensi akhir adonan

5) Tuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah berisi crust.

6) Panggang dengan teknik au bain marie (wadah berisi air panas) selama 1 jam - 1 jam 10 menit sampai permukaan cheesecake terlihat keras namun bagian tengahnya masih sedikit berguncang saat loyang digoyangkan.
7) Matikan oven, diamkan cheesecake di dalam oven dengan pintu yang sedikit terbuka selama 1 jam.
8) Keluarkan cheesecake dari oven, dinginkan di rak kawat hingga mencapai suhu ruang kemudian simpan cheesecake minimal 4 jam dalam kulkas. Untuk hasil terbaik, simpan selama semalam.

Cara membuat topping blueberry:

1) Masukkan buah blueberry, gula dan air dalam panci kemudian masak dengan api sedang hingga gula larut. 
2) Tambahkan larutan tepung maizena, masak hingga mengental.
3) Matikan api, angkat dan dinginkan.

Sajikan cheesecake dengan menambahkan topping blueberry di atasnya. Selamat mencoba! :)




Groningen, 13 Agustus 2017
20.08 CEST

Tuesday, May 30, 2017

Daycare di Groningen

Halo halo :)

Kali ini saya ingin cerita tentang serba-serbi daycare di Groningen. Dari sekian banyak daycare yang ada di Groningen, saya pilih daycare KITS cabang De Deimten (link : http://www.kinderdagverblijfkits.nl/locatie-zernikecomplex-page/, karena lokasinya dekat dengan sekali dengan kantor. Kantor saya di zernike complex, tepatnya di Linnaeusborg, dan daycare ini pas banget di belakang gedung. Kenapa pilih yang dekat kantor? Karena saya menitipkan Dinara sejak umur 5 bulan. Jadi ketika jam makan siang saya bisa kesana untuk menyusui langsung. 

Di KITS terdapat daycare dan juga After School (biasa disebut BSO, untuk anak-anak usia sekolah / Basisschool). Untuk daycarenya sendiri, terdapat dua grup, yaitu 1 babygroup (0-2 tahun) dan 1 peutergroup (2-4 tahun). 

Dalam seminggu, secara umum, anak bisa masuk daycare selama 5 hari (Senin-Jumat). Tapi kalau Dinara masuk daycare Senin-Kamis saja, hari Jumat saya dan suami gantian masuk kampus (setiap dua minggu sekali kami ambil day- off).

Untuk kegiatannya sendiri, sebagai gambaran, biasanya jadwalnya adalah sebagai berikut. 
Sebelum jam 9 anak sudah diantar ke daycare, kemudian jam 9 anak-anak makan buah bersama-sama. Dilanjut dengan kegiatan bermain, membaca buku, menggambar, bermain musik, atau main di halaman. Siang hari jam 12 jadwal anak-anak makan siang, biasanya makan sandwich (sudah disediakan daycare). Setelah itu biasanya anak tidur siang (nah ini tergantung anaknya, ada anak yang biasa tidur siang, ada yang tidak). Lalu jam 3 sore jadwalnya makan snack, biasanya cracker dan minum jus. Kemudian anak-anak main lagi, sampai orangtua menjemput hehe :)

Nah, sekarang perihal biaya. Rata-rata daycare di Belanda memasang tarif sekitar 7 euro per jam. Contoh tarif KITS ada di link berikut :http://www.kinderdagverblijfkits.nl/tarieven-page/, dengan sistem pembayarannya per bulan. Untuk jam masuk anak, pilihannya ada dua: setengah hari atau satu hari full (11 jam, dihitung dari KITS mulai buka yaitu jam 07.30 dan tutup jam 18.30).
Hmm.. untuk 4 hari seminggu masuk daycare, ya bisa dihitung sendiri ya. Sebulan saya harus membayar "sekian" euro. Jujur biaya daycare memang mahal, tapi Alhamdulillah ada subsidi dari kantor pajak Belanda apabila eligible.
Siapa yang eligible? Yang berhak mendapatkan subsidi ini adalah orang yang membayar pajak ke pemerintah Belanda, dan subsidi ini ditentukan oleh besar pendapatan. Semakin rendah pendapatan, semakin besar subsidi yang diperoleh. 

Sekian dulu cerita tentang daycare di Groningen.
Semoga membantu ya :)

Thursday, May 18, 2017

All about my 1st born

ALL ABOUT MY 1st BORN
1. Epidural? - yes, suggested by the midwife because of the complication
2. Husband in the room? - Yes
3. Induced? - Yes
4. Normal? - Yes
5. Due Date? - 7th of December 2013
6. Birth Date? - 8th of December 2013
7. Morning sickness? - Everyday in the first three months of pregnancy and every single morning in the last three months of pregenancy until the labour day
8. Cravings? - Oncom, terasi, seblak, nutrisari, pempek, somay
9. Kilos gained? - 10kg.
10. Sex of the baby? - girl
11. Place you gave birth? - UMCG
12. Hours in labor room? - 16 hours
13. Baby's weight? - 3,3kg
14. Baby's Name? - Dinara Adharis
15. How old is your baby today? - 3y5m
16. Most memorable thing during pregnancy?
- it was on my 1st year of PhD and I (still) did the lab works (yeay!). Because I had a big belly and could not stand up for such a long time, I sat when I presented my literature discussion in my research group :)
17. Who is the obgyn? - Midwives Blue team of Verloskundige Stadspraktijk Groningen

Come on mamas! Let's hear your story! Copy and paste. Change my answers to yours.

Monday, April 17, 2017

nulis, enggak, nulis, enggak, nulis, enggak, nulis, enggak...

Halo semua.
Sebenernya udah lama banget ingin blog lagi. List di draft udah ada beberapa, tapi suka galau. sekalinya mau nge-blog teh suka ada bisikan "woy thesis dulu woy" >.<

Doakan saya yaaa. :)

Groningen, 18 April 2017

Panna Cotta, dessert simpel dan elegan

Gara-gara nonton Masterchef, saya penasaran bangettt sama dessert satu ini. Setelah googling cara buatnya, ternyata gampang juga. Alhamdulillah saya dikasih vege-gelatin (bahan dasarnya dari tumbuhan) sama kembaran saya. Yeaaay! Langsung deh saya eksekusi resepnya! :)

Panna Cotta

Bahan-bahan:
- 1 bungkus vege-gelatin (saya pakai yang ini)
- 600 mL heavy cream
- 5 sendok makan susu cair
- 75-100 gram gula pasir
- vanilla ekstrak secukupnya

Cara membuat:
1) Larutkan vege-gelatin dengan susu cair, sisihkan.
2) Dalam panci, masak heavy cream dengan gula, aduk-aduk hingga hampir mendidih
3) Tambahkan laritan gelatin ke dalam krim, masak sambil diaduk selama 1 menit. Hati-hati krim akan mendidih dan meletup-letup
4) Matikan api, tambahkan vanilla, aduk
5) Cetak di ramekin, tunggu hingga uapnya hilang
6) Dinginkan di kulkas, minimal 4 jam
7) Sajikan dengan raspberry compote (resep di sini)

Panna cotta, nyaaam :)

Happy cooking! :)

Red Velvet Cupcakes

Setelah mencoba beberapa resep Red Velvet cupcake, menurut saya resep ini yang paling pas! Kenapa? Kue ini lembut sekali tapi masih terasa butternya. Yup, karena resep ini memakai kombinasi minyak (sebagai "moist maker") dan mentega . Hmmm.. Kue ini sudah beberapa kali saya bawa ke acara pengajian / tadarus disini dan Alhamdulillah, everyone likes it!
Berikut resepnya ya! :)

Red Velvet Cupcakes

Bahan-bahan :
- 2 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya
- 160 gram tepung terigu
- 32 gram tepung maizena
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1/4 sendok teh garam
- 6 gram coklat bubuk
- 200 gram gula pasir
- 120 mL minyak sayur
- 2 sendok teh ekstrak vanilla
- 1/2 sendok teh cuka
- 2 sendok makan pewarna merah (jika kurang merah bisa ditambahkan lagi sesuai selera)
- 120 mL buttermilk
- 60 gram mentega

Cara membuat :

1) Panaskan oven, suhu 170 derajat celcius.
2) Kocok putih telur dengan kecepatan tinggi hingga soft peak (kurang lebih 2-3 menit). Sisihkan
3) Dalam wadah lain, ayak terigu, baking soda, tepung maizena, coklat bubuk, dan garam. Sisihkan.
4) Kocok mentega dengan kecepatan tinggi hingga creamy (kurang lebih 1 menit). Tambahkan gula pasir dan kocok lagi selama 2 menit. Kemudian, tambahkan minyak. Adonan akan terlihat tidak menyatu. Jangan khawatir,  tidak apa-apa, keep going ;)
5) Tambahkan dua kuning telur, kocok dengan kecepatan sedang hingga adonan menyatu.
6) Tambahkan cuka dan pewarna merah dan kocok hingga merata.
7) Turunkan kecepatan mixer menjadi kecepatan rendah, tambahkan bahan-bahan kering yang sudah di ayak (langkah 2) dan buttermilk. Campur hingga rata.
8) Matikan mixer. Tambahkan putih telur yang sudah dikocok kaku dengan aduk dengan cara dilipat dengan spatula atau sendok kayu.
9) Sendoki adonan ke dalam cetakan cupcake, isi 1/2-2/3 penuh. Panggang selama 20-22 menit. Jangan sampai overbake karena kue akan menjadi kering.
10) Angkat dan biarkan dingin.

Cream cheese Frosting

Bahan-bahan:
- 224 gram cream cheese, suhu ruang
- 60 gram mentega
- Gula halus (dalam resep 240 gram, namun apabila tidak ingin rasa yang terlalu manis, takaran gula halus disesuaikan dengan selera ya)
- Vanila ekstrak secukupnya

Cara membuat :
1) Kocok cream cheese dan mentega selama 2 menit
2) Tambahkan gula halus dan vanila ekstrak, kocok hingga rata
3) Masukkan cheese cake frosting ke dalam piping bag yang sudah berisi tip
4) Tambahkan cream cheese frosting di atas cupcake sebelum disajikan.

Happy baking!


Menggoda sekali kan kuenya? :)
Source: Sally's Baking Addiction - Red Velvet Cupcakes
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik