Monday, August 14, 2017

Nutella Oreo Cheesecake

Untuk penggemar dessert (seperti saya), this is such a special treat. Oreo... Nutella.. in a cheesecake?! Yumm!! 😋😋😋😋

Nutella Oreo Cheesecake

Bahan crust:
- 2 bungkus oreo, hancurkan hingga menjadi halus
- 6 sendok makan mentega, lelehkan

Bahan filling:
- 1 kg cream cheese
- 3/4 gelas heavy cream + 2 sendok makan 
- 2/3 cup Nutella
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok makan tepung maizena
- 4 butir telur

Bahan topping Nutella:
- 2/3 cup Nutella
- 1/3 cup heavy cream

Cara membuat crust:
1) Siapkan loyang bongkar pasang (diameter 28 cm).
2) Dalam mangkuk besar, campurkan remahan oreo dan mentega cair. Setelah tercampur rata, masukkan ke dalam loyang dan tekan-tekan hingga adonan biskuit menjadi padat di dasar loyang.

Cara membuat filling:
1) Dalam wadah kecil, campur gula dan juga tepung maizena. Aduk. Sisihkan.
2) Kocok cream cheese, tambahkan heavy cream. Kocok hingga adonan menjadi fluffy (langkah ini penting agar nantinya dapat menjadi dua lapisan cheesecake)
3) Tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi smooth dan creamy.
4) Masukkan vanila, dan telur satu demi satu. Kocok hingga rata.
5) Pisahkan kira-kira sepertiga adonan di dalam mangkuk lain, tambahkan nutella dan juga 2 sendok makan heavy cream. Aduk hingga rata.
6) Tuang "adonan putih" ke dalam loyang yang telah berisi oreo crust. Kemudian,  tuang perlahan "adonan nutella" di atasnya. Ratakan di atasnya.
7) Panggang dengan oven suhu 150 derajat Celcius, dengan teknik au bain marie (wadah berisi air panas) selama 1 jam - 1 jam 10 menit sampai permukaan cheesecake terlihat keras namun bagian tengahnya masih sedikit berguncang saat loyang digoyangkan.
8) Matikan oven, diamkan cheesecake di dalam oven dengan pintu yang sedikit terbuka selama 1 jam.
9) Keluarkan cheesecake dari oven, dinginkan di rak kawat hingga mencapai suhu ruang kemudian simpan cheesecake minimal 4 jam dalam kulkas. Untuk hasil terbaik, simpan selama semalam.

Cara membuat topping nutella dan penyelesaian:
1) Siapkan nutella dalam wadah 
2) Dalam panci, masak heavy cream hingga bergelembung di sisi panci
3) Angkat, dan masukkan ke dalam wadah berisi nutella
4) Aduk rata dan biarkan dingin
5) Siram topping nuttella di atas cheesecake
6) Sajikan 😊



Waktu itu buru-buru dipotong soalnya udah ga sabar hihihi. Sorry for the mess :P
Happy baking! 😊

Risoles Ayam Sayur

Favorit saya banget nih, gorengan! 😋😋😋😋😋😋
Di mana pun yaa orang Indonesia selalu cari gorengan haha. Apalagi kalau lagi ada acara pengajian , buka puasa bersama, atau acara dari PPI, gorengan selalu habis dalam waktu sekejap! 
Nah, karena risoles ini bikinnya (to be honest) lama dan makan waktu, maka saya biasanya suka sekalian bikin dalam jumlah besar supaya sekalian capek hehehe... :) Sisanya dibekukan deh, and snacks are in stock. Kalau perlu tinggal goreng, praktis! 😉

Risoles Ayam Sayur

Bahan-bahan untuk kulit risoles:
- 150 gram tepung terigu
- 500 mL susu
- 2 butir telur
- 75 mL minyak goreng

Bahan-bahan untuk isi risoles:
- 250 gram ayam cincang
- 1 buah wortel, potong dadu kecil-kecil
- 100 gram buncis, potong ukuran kecil dan cukup tipis
- 3 buah kentang, poting dadu kecil-kecil
- 1 buah bawang bombay besar
- margarin/mentega untuk menumis
- 200 mL susu cair
- Garam dan merica secukupnya
- Bubuk pala secukupnya
- Telur untuk membalut risoles
- Tepung panir



Cara membuat kulit risoles:
1) Campur tepung terigu dan telur, masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tidak menggumpal. Kemudian, masukkan minyak sayur. Aduk hingga rata.
2) Panaskan wajan teflon kecil/ wajan dadar, buat dadar. Jangan terlalu tebal, usahakan setipis mungkin. Lakukan hingga adonan habis.

Cara membuat isian risoles:
1) Panaskan wajan, masukkan mentega. Tumis bawang bombay hingga harum.
2) Masukkan ayam cincang, masak hingga ayam berubah warna.
3) Tambahkan potongan kentang, wortel dan buncis. Aduk hingga rata
4) Masukkan susu, masak hingga susu meresap. Tambahkan garam dan merica. 

Penyelesaian:
1) Ambil satu kulit risoles.
2) Tambahkan 1 sendok makan isian risoles, letakkan di sisi kulit risoles, gulung.
3) Celupkan ke dalam kocokan telur dan gulingkan ke dalam tepung panir.
4) Simpan di dalam lemari es sebelum di goreng agar tepung panir menempel dengan baik.
5) Apabila hendak disimpan di dalam freezer, susun risoles dengan rapi dan simpan di freezer selama kurang lebih dua jam atau hingga permukaannya beku


Susun yang rapi sebelum masuk ke dalam freezer
6) Apabila permukaannya sudah beku, masukkan risoles ke dalam wadah plastik atau tupperware.

Dengan cara seperti ini, risoles tidak akan saling menempel ketika akan diambil untuk digoreng
7) Goreng risoles dengan minyak panas hingga berwarna kuning kecoklatan.


8) Risoles siap disajikan.

Happy cooking! 😊

My very first Macarons

I have the almond meal since a long time ago, but it was just standing there nicely in my cupboard. Semangatnya kok cuma sampai di tahap "beli bahan bahannya aja" 😁

Setelah googling cukup lama, akhirnya saya mendapatkan resep ini dari http://www.southernfatty.com. I would really recommend you to look at this page  http://www.southernfatty.com/macarons-101/. Artikelnya memang cukup panjang tapi ada banyak troubleshooting dan juga trik cara membuat macarons untuk pemula. Indeed, it is very helpful 😉😋 

Macarons

Bahan-bahan:
- 90 gram putih telur (3 putih telur), suhu ruang (PENTING!)
- 55 gram gula pasir
- 200 gram gula halus
- 110 gram almond bubuk
- 1/4 sendok teh cream of tartar
- 1/4 sendok teh garam
- pewarna makanan, opsional

Cara membuat:
1) Kocok putih telur dengan kecepatan sedang sampai berbuih (kira-kira selama 1 menit)
2) Tambahkan gula pasir dan cream of tartar. Kocok hingga sangat kaku. You should be able to reverse the whisk and have the peak stands very tall without falling.
3) Tambahkan pewarna makanan. Gunakan  sedikit lebih banyak dari takaran karena warna akan sedikit memucat macarons dipanggang. 
4) Dalam wadah lain, ayak almond bubuk dan gula halus. Ayak ulang selama 4-5 kali hingga tidak ada butiran kasar yang tersisa. Kemudian tambahkan ke dalam adonan putih telur. Aduk dengan cara "dilipat" (kira-kira 60-70 kali lipatan).
5) Siapkan kantong segitiga berisi spuit, isi dengan adonan macarons. Cetak dengan menggunakan template, bisa dilihat di link ini
6) Diamkan selama 30 menit pada suhu ruang hingga permukaannya mengeras.
7) Panggang selama 16 menit dengan suhu 150 derajat Celcius.
8) Angkat dan dinginkan. 
9) Isi dengan buah favorit (saya menggunakan isian raspberry) dan tempelkan dengan macarons lain sehingga membentuk sandwich.
10) Sajikan 😉
Hello, babies! :D
I know it is still far from perfect, but I'm quite proud hihihihi :D

Lesson learned. Jangan keburu takut sama proses yg kelihatannya intimidating. Kalau udah dikerjain dan dikeureuyeuh mah alhamdulillah sampai juga di garis finish. Wooohoo! Alhamdulillah!! :) 

Happy baking! 😊

Puding Karamel

Akhirnya.. bikin juga puding karamel ini. The taste... reminds me to my childhood :). Mamah saya sering sekali buatkan puding ini untuk saya. Nah kan, jadi kangen Mamah deh :')

Puding Karamel

Bahan :
- 400 ml susu segar/susu cair
- 100 ml heavy cream
- 6 sendok makan gula halus
- 3 butir telur
- 2 butir kuning telur
- 1 sendok teh vanila ekstrak

Bahan untuk caramel:
- 5 sendok makan gula pasir
- 2 sendok makan air + 1 sendok makan

Cara membuat :

1) Membuat karamel : Campurkan gula dan air, masak di dalam panci dengan api yang kecil. Aduk dan masak hingga warna menjadi kecoklatan. Jangan sampai karanel gosong. Sesegera mungkin sendokkan karamel ke dalam wadag karena karamel mudah mengental.
2) Siapkan mangkuk. Masukkan telur dan gula. Aduk dengan whisk, asal rata saja, we don't want to make air bubbles here.
3) Siapkan panci kecil, masak susu, vanila dan krim dengan api kecil. Masak sampai ada gelembung sedikit, just a simmer. Aduk sesekali saja agar tidak pecah. Jangan sampai mendidih. Jika sudah muncul busa, segera angkat. Diamkan hingga dingin.
4) Tuang susu ke dalam adonan telur. Aduk dan saring.
5) Masukkan ke dalam cetakan yang sudah berisi karamel (saya menggunakan ramekin kecil)
6) Panggang dengan teknik au bain marie, suhu 150 derajat Celcius selama 20 menit. Setelah itu turunkan suhu menjadi 100 derajat Celsius dan lanjutkan selama selama 30 menit.
7) Angkat dan dinginkan.


Happy cooking! :) 

Source: Just try and taste - Puding Karamel 

Sunday, August 13, 2017

Homemade Bakso yummy

Bakso homemade? Why not? :)
Karena disini tidak ada Mamang Bakso lewat, di pasar pun tidak ada bakso. Sebetulnya saya pernah lihat ada bakso di toko Oriental tapi saya khawatir akan kehalalannya. Oleh karena itu, akhirnya kami buat sendiri basonya. Resep ini bisa menghasilkan 60-70 butir bakso.

Bahan-bahan:
- 1/2 kg daging sapi cincang
- 1/2 kg ayam cincang
(biasanya saya blender lagi daging-daging di atas dengan food processor sampai benar-benar halus)
- 1/2 gelas air dingin
- 5 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula
- 2 sendok teh bawang putih bubuk
- 1 sendok teh merica
- 1/2 sendok teh baking powder
- 2 butir telur
- 12 sendok makan tepung tapioka
- 2 sendok makan tepung maizena
- air untuk merebus

Cara membuat :
1) Campur daging ayam cincang dengan daging giling cincang, aduk rata.
2) Tambahkan garam, gula, bawang putih bubuk, merica dan baking powder. Campur hingga rata.
3) Tambahkan telur. Aduk. Kemudian tambahkan tepung tapioka dan tepung maizena.
4) Aduk rata dan diamkan di kulkas selama 1 jam.
5) Rebus air, jangan sampai mendidih sekali, cukup sampai ada gelembung-gelembung di sisi panci (simmer)
6) Cetak bakso dan tunggu hingga bakso mengapung
7) Angkat dan masukkan bakso yang telah matang ke dalam baskom yang berisi air dingin. Biarkan bakso hingga tenggelam.

Biasanya saya masukkan bakso ke dalam plastik, tiap plastik isi 10-12 bakso, saya tunggu hingga bakso benar-benar dingin lalu saya simpan di dalam freezer.
Voila, bakso selalu siap digunakan untuk pelengkap di berbagai hidangan seperti sop, tumis capcay, mi goreng, nasi goreng atau bahkan untuk pelengkap makan Indom*e. hhehehe :)

Happy cooking!! :)

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik